loading...

Parah, Provokator Mabuk Muncul Di Sidang Ahok, Lihat Nih Aksinya




Polisi berhasil mengamankan seorang diduga provokator di kubu massa kontra terdakwa kasus dugaan penistaan agama Islam, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengatakan, provokator yang bernama Sukama Idratara itu saat ini sudah berada di posko polisi untuk dimintai keterangan.

Parah, Provokator Mabuk Muncul Di Sidang Ahok, Lihat Nih Aksinya
Parah, Provokator Mabuk Muncul Di Sidang Ahok, Lihat Nih Aksinya

Namun, hal mengejutkan lainnya dialami pihak aparat keamanan. Sukama saat diinterogasi ternyata selalu memberikan jawaban ngawur. Hal itu tentunya membuat polisi curiga dan menengarai bahwa Sukama telah menenggak minuman keras sebelum masuk ke kerumunan pendemo.

"Kelihatannya (Sukama) terganggu kesehatannya karena minuman," ungkap Suntana di kompleks Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Berita Terkait Mirip Jessica, Sidang Kasus Ahok Bakal Live

Suntana mengaku, akan melakukan tes urin kepada Sukama untuk proses penyidikan selanjutnya. Lebih jauh dia mengimbau, dua kelompok pro dan kontra Ahok kiranya segera menghubungi pihak kepolisian apabila menemukan kemungkinan provokator di tengah keramaian. "Agar polisi dapat segera mengamankan," pungkasnya.

Diketahui, suasana depan lokasi sidang Terdakwa dugaan kasus penistaan agama Islam, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sempat diwarnai keributan.

Seorang diduga provokator berhasil diamankan massa kontra Ahok saat sedang berdemo di depan Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).

Provokator itu diamankan Laskar Pembela Islam (LPI) lantaran kedapatan hendak memotret Antara Dado, dari Forum Syuhada yang sedang membeli air mineral. Tidak terima dipotret, Dado sontak meneriaki pria bernama Sukama Idratara yang diduga sebagai provokator itu.

Baca Juga:



Kejadian itu berlangsung tepat pukul 10.15 WIB. Saat ini, Sukama pun langsung diserahkan LPI kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.