Sarapan, Lalu Bilang “Loh Loh Kok Ngene Rasane”, Akhirnya Terjungkal dan Innalillahi

Diposting pada

Siapa sangka malaikat maut akan menjemput saat Supriyadi (52), warga Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, ini beraktivitas membuat batako seperti biasa.

Setelah sarapan, ia diketahui jatuh ke belakang dan berujung tewas.

“Kejadian saat korban hendak beraktivitas membuat batako. Dia baru sarapan, lalu mengeluh dan kemudian dipanggilkan puskesmas. Namun, nyawanya tidak tertolong,” kata Aiptu Kusnan, kasi humas Polsek Rejotangan.

Kusnan menjelaskan, kejadian terjadi di rumah Trisno Basuki (45), warga Banjarejo, Kecamatan Rejotangan. Sebelum kejadian, korban sarapan bersama dengan tuan rumah.

Loading...

Selesai sarapan sekitar pukul 08.00 WIB, korban duduk-duduk santai bersama di teras rumah. “Saat duduk tersebut, tiba tiba korban bilang kepada pemilik rumah “loh loh kok ngene rasane, (loh kok begini rasanya),” sambil korban memegang kepala.

Saat itu juga korban langsung jatuh ke belakang. Setelah itu pemilik rumah langsung menghubungi kepala desa Banjarejo dan kepala desa Banjarejo langsung menghubungi Puskesmas Banjarejo. “Namun sebelum pihak Puskesmas Banjarejo datang, korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, mulut korban tidak mengeluarkan busa, tidak mengeluarkan sperma dan pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Dari saksi menerangkan bahwa korban mempunyai riwayat sakit jantung sudah 5 tahun yang lalu,” pungkasnya.

Loading...