Harga Pupuk Mahal? Manfaatkan Batang Pisang!

Diposting pada

Menyiasati harga pupuk yang semakin mahal, kini banyak petani yang beralih menggunakan pupuk organik buatan sendiri untuk menyuburkan tanaman budi daya mereka.

Salah satu caranya adalah dengan memanfatkan batang pohon pisang. Batang pisang selama ini dimanfaatkan oleh petani untuk menunjang fermentasi kotoran sapi sebagai bahan dasar pupuk kandang.

Namun, tahukah Anda jika batang pisang memiliki nilai manfaat yang lebih berguna untuk pertanian saat dijadikan pupuk organik cair?

Kandungan batang pisang yang utama adalah kaya akan nitrogen, yang memiliki fungsi dalam:

  • Pembentukan vegetatif bagian tanaman terutama akar, batang, dan daun
  • Perangsang fotosintetis untuk penghijauan daun
  • Membentuk persenyawaan organik
  • Merangsang perkembangan mikroorganisme di dalam tanah

Selanjutnya untuk membuat pupuk organik cair dari batang pisang, perlu disiapkan alat dan bahan seperti berikut:

  • 1 lonjor batang pisang, dipilih bagian dalam yang berwarna putih
  • 300gr gula pasir
  • 4 liter air
  • Tong dengan tutup di atasnya
  • Karung

Cara membuatnya adalah dengan:

Loading...
  • Menyiapkan batang pisang yang telah dicincang kasar dan dimasukkan dalam karung
  • Gula dan air dimasukkan dalam tong, kemudian diaduk hingga rata
  • Kemudian, karung yang berisi potongan batang pisang dimasukkan ke dalam tong berisi campuran gula dan air. Pastikan karung yang berisi potongan batang pisang terendam seluruhnya ke dalam air
  • Tong berisi batang pisang tadi ditutup rapat-rapat. Lalu diletakkan di tempat teduh atau yang tidak terkena sinar matahari langsung agar fermentasi berjalan sempurna
  • Biarkan sekitar 8-10 hari. Tong harus dibuka sekali sehari dan dilakukan pengadukan untuk mengeluarkan gas yang terbentuk dari campuran bahan-bahan pupuk tersebut. Setelah itu tong ditutup rapat kembali.Dari hasil fermentasi tersebut akan diperoleh dua produk, cacahan batang pisang sebagai pupuk organik padat dan cairan dalam tong sebagai pupuk organik cair.

Tanda keberhasilan dari pembuatan pupuk organik ini adalah, apabila pupuk mengeluarkan wangi seperti tape berarti pupuk sudah matang dan siap untuk digunakan. Tetapi, jika pupuk mengeluarkan bau busuk berarti proses pembuatan pupuk gagal dan harus dibuang.

Saran terbaik untuk penggunaan pupuk organik cair dari batang pisang ini adalah dengan perbandingan 1:15, dimana 1 liter pupuk organik cair dapat dicampurkan dengan 15 liter air untuk disemprotkan pada tanaman.

Perlu diketahui bahwa batang pisang ini merupakan alternatif pengganti pupuk urea. Namun demikian, pemanfaatan pupuk batang pohon pisang tersebut belum dapat menggantikan peran pupuk organik sepenuhnya.

Sebagai tambahan, penggunaan batang pisang ini juga bisa dikombinasikan dengan rebung yang memiliki kemampuan untuk mempercepat pertumbuhan pada tanaman.

Loading...